Thursday, 8 September 2016

Akibat Pola makan nasi berlebihan



  Akibat Pola Makan Nasi Berlebihan.

Menu wajib bagi kita orang Indonesia adalah “nasi” dan belum dapat dikatakan makan jika salah satunya tidak termasuk nasi. Dan pola makan tersebut kita ulang sehari tiga kali setiap hari.
Masalahnya adalah, apakah pola makan seperti itu sehat?  Pola makan tiga kali sehari dengan nasi sebagai menu utama ternyata kurang sehat. Mengapa?
Karena suplai karbohidrat yang terkandung didalam nasi  tersebut masuk ke dalam tubuh kita berlebihan maka efek jangka panjangnya adalah kadar gula dalam darah akan tinggi jika pola makan tiga kali sehari.
Maka tidak heran Indonesia menempati urutan ke 7 penderita diabetes tebesar di dunia.
Berikut ini rekomendasi pola makan yang lebih sehat :

Makan sebanyak 5 kali sehari.
Ø  Makan pagi cukup roti dan susu. Sedikit karbohidrat saja. Hindari makan kenyang di pagi hari karena akan membuat ngantuk. Jika anda makan kenyang di pagi hari, energi yang seharusnya digunakan untuk beraktifitas malah habis ke perut anda.
Ø  3 jam setelah makan pagi, makan makanan ringan seperti roti. Setiap 3 jam, perut pasti merasa lapar
Ø  Makan siang, silahkan makan lengkap. Nasi, lauk pauk dan sayur mayur. Tapi selalu ingat : Berhenti sebelum kenyang!
Ø  Sore hari, sekitar jam 15.00, makan – makanan ringan lagi. Snack sore seperti kolak, bubur kacang hijau, atau mungkin buah – buahan bisa jadi pilihan.
Ø  malam, makan lengkap. Usahakan makan malam 3 jam dari waktu tidur anda, agar sebelum tidur makanan telah selesai dicerna dan tidak mengganggu tidur anda.

Demikian pola makan yang direkomendasikan kalau diperhatikan, sebenarnya ada pola makan setiap 3 jam sekali, karena perut memang merasa lapar setiap 3 jam sekali, namun kadarnya terkait dengan waktu.

No comments:

Post a Comment